Motif Ber-kasundaan Pelaku Seni Keturunan Tionghoa di Kota Bandung
Main Article Content
Abstract
Article Details
How to Cite
References
Bajari, A. (2009). Konstruksi Makna dan Perilaku Komunikasi pada Anak Jalanan di Cirebon. Disertasi. Bandung: UniversitasPadjadjaran.
Chen, M. (1998). Family Literacy In A Chinese Community In the United States: An Ethnographic Study. Disertasi. USA: University of Massachusetts - Amherst.
Ekadjati, E. (1995). Kebudayaan Sunda: Suatu Pendekatan Sejarah. Jakarta: Pustaka Jaya
Kunto, H. (1984). Wajah Bandoeng Tempo Doeloe. Bandung: Granesia.
Liliweri, A. (2003). Makna Budaya dalam Komunikasi Antarbudaya. Yogyakarta: LKiS.
Littlejohn, S.W., Karen A. F. (2009). Teori Komunikasi, edisi 9. Jakarta: Penerbit Salemba Humanika.
Lubis, L.A. (2012). Komunikasi Antarbudaya Etnis Tionghoa dan Pribumi di Kota Medan. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 13-27.
Miles, M.B., Huberman, A.M. (1992). Analisa Data Kualitatif. Terjemahan, Rohidi, Tjetjep Rohendi. Jakarta: UI Press.
Moleong, L.J. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ritzer, G. (1975). Sociology: A Multiple Paradigma Science. Boston: Allyn and Bacon.
Rosidi, A. (2009). Manusia Sunda. Bandung: Kiblat.
Saputra, S. (1950). Baduy. Tidak diterbitkan.
Schutz, A. (1967). The Phenomenology of Social World. Translated by George Walsh and Frederick Lehnert Illionis. Northwestern University Press.
Sumardjo, J. (2011). Sunda: Pola Rasionalitas Budaya. Bandung: Kelir.
Suryalaga, H. (2009). Kasundaan Rawayan Jati. Bandung: Yayasan Nur Hidayah
Skober, T.R (2006). Orang Tionghoa Di Bandung, 1930-1960: Merajut Geliat Siasat Minoritas Tionghoa. Konferensi Nasional Sejarah VIII.
Warnaen, S. et.al. (1987). Pandangan Hidup Orang Sunda. Bandung: Bagian Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Sunda (Sundanologi) Depdikbud.